0


Ketika anda akan menikah dgn seseorang , ataupun saat ini anda sdh terikat dalam sebuah pernikahan.
Tentunya pernikahan itu melewati proses AKAD-NIKAH bukan?
Yang intinya berbunyi ;
``Aku terima nikahnya si dia binti ayah si dia dengan Mas Kawinnya ,,,,,,,``

Singkat, padat dan jelas. Tapi tahukan makna `perjanjian/ikrar`` tersebut ?
Ini diaa -->

``Maka aku tanggung dosa2nya si dia dari ayah dan ibunya, dosa apa saja yg telah dia lakukan, dari tidak menutup aurat hingga ia meninggalkan sholat. Semua yg berhubungan dgn si dia, aku tanggung dan bukan lagi orang tuanya yg menanggung, serta akan aku tanggung semua dosa calon anak2ku``.

Jika aku GAGAL?
``maka aku adalah suami yang fasik, ingkar dan aku rela masuk neraka, aku rela malaikat menyiksaku hingga hancur tubuhku``.
(Hadist Riwayat Muslim)

Duhai para istri,,
Begitu beratnya pengorbanan suamimu terhadapmu, karena saat Ijab terucap, Arti_nya berguncang karena beratnya perjanjian yg di buat oleh manusia di depan RABB nya, dgn di saksikan para malaikat dan manusia, maka andai saja kau menghisap darah dan nanah dari hidung suamimu, maka itupun belum cukup untuk menebus semua pengorbanan suami terhadapmu.

Kita semua tau betapa besarnya pengorbanan dan tanggung jawab/beban sang ayah, atau laki-laki !!

Jangan baring ketika azan, nanti jenazah kita berat. Dan, jangan bercakap ketika azan, nanti kita tak dapat mengucap ketika hendak meninggal dunia. Rasulullah SAW bersabda "Sebarkan walaupun sepotong daripada ayatku"



Dikirim pada 25 Februari 2013 di Gambleh


Assalamu`alaykum...

Seorang ibu dari jemaah-ku bertanya ...

Jemaah :" Kang, bagaimanan kalau seorang anak"ingkar" ?,
padahal bapaknya seorang kiyai..."
Kang Dwin:" Jangankan kiyai..anak Nabi Nuh saja ingkar..."
"Nabi Luth... anak istrinya ingkar kepada ALLAH..."
"Nabi Ibrahim.....ayahnya yang ingkar kepada ALLAH.."
Jemaah :"....."
Kang Dwin:" apalagi hanya seorang kiyai..."

Setiap orang memiliki ujian masing-masing dari ALLAH...

...ada orang yang diuji dengan KEKURANGAN HARTA...
.....ada yang diuji dengan KELEBIHAN HARTA...
.......ada yang diuji dengan JABATANYANYA..
.........ada yang diuji dengan ISTRINYA...
...........ada yang diuji dengan ANAKNYA...
..............ada yang diuji TIDAK PUNYA ANAK...

Kita hanya manusia biasa dan bisa khilaf...
Bahkan Nabi Adam, bapak dari seluruh manusia yang ada di bumi dan pernah tinggal di syurga saja....bisa khilaf, apalagi kita...?

ISLAM sudah mengajarkan...
Walaupun seorang tokoh khilaf...
Kita tidak boleh membela hanya karena satu golongan...

Walaupun anak seorang pejabat yang khilaf...
Hukum harus ditegakkan sama seperti kepada rakyat biasa...

Sebagaimana ...
Rasulullah mengatakan " kalau saja putriku didapati mencuri, maka aku yang akan melakukan hukuman baginya..."

Begitupun...
Saat Presiden Umar bin Khatab diuji karena putera tercintanya melanggar hukum sehingga harus dilakukan hukum cambuk 100x....
Ayahnyalah yang melaksanakan hukum cambuk kepada sang buah hati....hingga puteranya wafat karena kehabisan darah...
Dan...
Sebelum Sang Presiden Umar wafat, beliau berucap...
"...maafkan ayah Nak...hal ini sangat berat untukmu dan untukku, tapi ini yang terbaik untukmu dan untuku dihadapan ALLAH kelak..."

Saudaraku...
Jangankan Kiyai...orang yang lebih mulia saja diuji dgn anaknya...
Bahkan keadilan harus tetap ditegakkan dengan tangannya sendiri...walaupun terhadap puteranya tercinta...

...Bagaimanakah dengan pejabat negri ini...?


Semoga bermanfaat.

Wassalamu`alaykum...
Kang Dwin
http://www.facebook.com/kang.dwin

Dikirim pada 25 Februari 2013 di Gambleh


Menjelang hari raya, seorang ayah membeli beberapa gulung kertas kado. Putrinya yang masih kecil, masih balita, meminta satu gulung. "Untuk apa ?" tanya sang ayah. "Untuk kado, mau kasih hadiah." jawab si kecil. "Jangan dibuang-buang ya." pesan si ayah, sambil memberikan satu gulungan kecil.
Persis pada hari raya, pagi-pagi si kecil sudah bangun dan membangunkan ayahnya, "Pa, Pa ada hadiah untuk Papa." Sang ayah yang masih malas-malasan, matanya pun belum melek, menjawab, "Sudahlah nanti saja." Tetapi si kecil pantang menyerah, "Pa, Pa, bangun Pa, sudah siang." "Ah, kamu gimana sih, pagi-pagi sudah bangunin Papa."
Ia mengenali kertas kado yang pernah ia berikan kepada anaknya. "Hadiah apa nih?" "Hadiah hari raya untuk Papa. Buka dong Pa, buka sekarang."
Dan sang ayah pun membuka bingkisan itu. Ternyata di dalamnya hanya sebuah kotak kosong. Tidak berisi apa pun juga. "Ah, kamu bisa saja. Bingkisannya koq kosong. Buang-buang kertas kado Papa. Kan mahal ?" Si kecil menjawab, "Nggak Pa, nggak kosong. Tadi, Putri masukin begitu buaanyaak ciuman untuk Papa."
Sang ayah terharu, ia mengangkat anaknya. Dipeluknya, diciumnya. "Putri, Papa belum pernah menerima hadiah seindah ini. Papa akan selalu menyimpan boks ini. Papa akan bawa ke kantor dan sekali-sekali kalau perlu ciuman Putri, Papa akan mengambil satu. Nanti kalau kosong diisi lagi ya !"
~~~
Perspektif
Kotak kosong yang sesaat sebelumnya dianggap tidak berisi, tidak memiliki nilai apa pun, tiba-tiba terisi, tiba-tiba memiliki nilai yang begitu tinggi. Apa yang terjadi ? Lalu, kendati kotak itu memiliki nilai yang sangat tinggi di mata sang ayah, di mata orang lain tetap juga tidak memiliki nilai apa pun. Orang lain akan tetap menganggapnya kotak kosong. Kosong bagi seseorang bisa dianggap penuh oleh orang lain. Sebaliknya, penuh bagi seseorang bisa dianggap kosong oleh orang lain.
Kosong dan penuh - dua-duanya merupakan produk dari "pikiran" anda sendiri. Sebagaimana anda memandangi hidup demikianlah kehidupan anda.
Hidup menjadi berarti, bermakna, karena anda memberikan arti kepadanya, memberikan makna kepadanya.
Bagi mereka yang tidak memberikan makna, tidak memberikan arti, hidup ini ibarat lembaran kertas yang kosong...........

Penulis: Sandman

Selamat bekerja ..............................!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Tetap Semangat .................................!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Dikirim pada 22 Februari 2013 di Gambleh


Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarakatuh,

Saudaraku,

Ada banyak kearifan filosofi cara-cara sikap hidup positip dan Atitude yang baik yang dapat kita serap dari semua sisi :

Jika telur pecah oleh kekuatan luar. . Kehidupan-pun segera berakhir.
Jika telur pecah dari dalam. Maka kehidupan segera dimulai.
Hal-hal besar selalu dimulai dari dalam.

Ketika Anda mempercayai seseorang percayai dia sepenuhnya tanpa keraguan. . Pada akhirnya Anda akan mendapatkan salah satu dari dua hal berikut : Entah pelajaran berharga bagi hidup Anda atau Anda akan segera mendapatkan seseorang yang sangat baik . .

Prajurit: "Pak, kita dikelilingi oleh musuh dari semua sisi . . !!"
Komandan: "Excellen t!! Kita dapat segera menyerang mereka dari segala arah . . !!"

Saya mendengar dan saya lupa.
Saya melihat dan saya ingat.
Saya lakukan dan saya Memahami.

Semoga bermanfaat . .

Wassalamualaikum Warohmatullahi Wabarakatuh,

Amriwansyah Kumara

Dikirim pada 21 Februari 2013 di Milis Pengusaha Muslim
Awal « 1 2 3 4 » Akhir


connect with ABATASA