0

Assalamu’alaykum warohmatullahi wabarokatuh

Saat ini kita telah memasuki bulan Rajab. Bila memasuki bulan Rajab, Nabi SAW mengucapkan, “Allaahumma Baarik Lana Fii Rajaba Wa Sya’baana, Wa Ballighna Ramadhaana. “Ya Allah, berilah keberkahan pada kami di dalam bulan Rajab dan Sya’ban serta sampaikanlah kami kepada bulan Ramadhan.”

Bulan Rajab merupakan starting awal untuk menghadapi Bulan Suci Ramadhan. Subhanallah, Rasulullah SAW menyiapkan diri untuk menyambut Bulan Suci Ramadhan selama dua bulan sebelumnya, yaitu bulan Rajab dan bulan Sya’ban. Dengan berdoa dan memperbanyak amal shalih.

Memperbanyak amal shaleh, seperti shaum (puasa) sunnah, terutama di bulan Sya’ban. Diriwayat oleh Imam al-Nasa’i dan Abu Dawud, disahihkan oleh Ibnu Huzaimah. Usamah berkata pada Nabi SAW, “Wahai Rasulullah, saya tidak melihat Rasul melakukan puasa (sunnah) sebanyak yang engkau lakukan dalam bulan Sya’ban.’ Rasul menjawab: ‘Bulan Sya’ban adalah bulan antara Rajab dan Ramadhan yang dilupakan oleh kebanyakan orang. Di bulan itu perbuatan dan amal baik diangkat ke Tuhan semesta alam, maka aku ingin ketika amalku diangkat, aku dalam keadaan puasa.”

Bagi yang ingin belajar tentang fiqh ramadhan...silahkan unduh disini

Risalah Ramadhan http://www.ziddu.com/downloadlink/5338442/Risalah_Ramadhan.zip
Sifat Puasa Nabi http://www.ziddu.com/downloadlink/5338391/sifatpuasanabi.pdf
Risalah Ramadhan 2 http://www.ziddu.com/downloadlink/5323040/RisalahRamadhan.zip

Dikirim pada 14 Juni 2010 di Gambleh

Bacalah panduan ini sehingga Anda tidak akan panik saat perlu menyelamatkan si kecil dalam situasi yang mengerikan.
Bayangkan, hanya dalam beberapa detik Anda lalai mengawasi si kecil di halaman belakang rumah tetangga, dan tiba-tiba Anda melihatnya terbenam di dasar kolam renang. Merasa ketakutan, naluri pertama Anda adalah langsung terjung ke kolam renang.
Jangan lakukan itu. Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menelepon instalasi gawat darurat (IGD), lalu mengambil sesuatu yang bisa mengapung –seperti rakit ataupun bantal sofa- sebelum Anda meloncat ke dalam, begitu saran para ahli. “Kebanyakan orang sebenarnya bukan seorang perenang yang kuat untuk bisa menarik anak dari dasar kolam renang tanpa menggunakan alat-alat yang mengapung,” ujar BJ Fisher, direktur Health and Safety dari American Lifeguard Association. “Anak yang tenggelam bisa menyeret Anda ke dasar.” Ini hanyalah satu dari sekian banyak kesalahan yang dibuat orang tua saat menghadapi keadaan mengerikan. Terkadang, kita hanya bertindak tanpa berpikir. Kali lainnya, kita bergantung kepada informasi medis yang kuno atau pengobatan tradisional yang tidak terbukti secara klinis. Berikut ini adalah kejadian-kejadian terburuk, serta cara yang salah dan benar untuk menolong keluarga Anda.

Secangkir kopi panas tumpah di kaki si kecil.
Respons yang salah: Menaruh es batu di permukaannya.
Langkah cerdik: Cepat buka semua kain yang menutupi bagian tersebut, biarkan luka terseduh itu berada di bawah aliran air selama 10 menit, lalu bungkus longgar dengan kain kasa. Es dan air dingin bisa membuat kerusakan lebih parah pada kulit. “Anak Anda bisa mengalami cedera seperti terkena frost-bite jika Anda menaruh es langsung di atas kulitnya, terutama bila kulit tersebut sudah luka karena terbakar,” papar Bob Waddell, pelatih di National Association of Emegency Medical Technicians. Jangan juga menaruh mentega atau salep antibiotik pada kulit yang terbakar. Jika lukanya melepuh, hubungi dokter, terutama jika lepuhannya lebih besar dari seperempat bagian yang tersiram.

Si kecil hilang di dalam toko.
Respons yang salah:
Mencari dia sendiri.
Langkah cerdik: Panggillah dia, lakukan pencarian dengan cepat, dan secepatnya cari pegawai toko. “Jangan ragu untuk meminta bantuan,” ujar Nancy McBride, National Safety Director untuk National Center for Missing and Exploited Children. “Para pegawai toko sudah dilatih untuk tahu apa yang harus dilakukan saat seorang anak hilang, seperti mengawasi pintu keluar dan pintu masuk, memeriksa toilet, dan mencari di bawah baju-baju yang dipajang.“ Jika Anda tidak menemukan anak dengan segera, hubungi polisi.

Anda mendapati si batita memegang obat resep dokter. Tutup tempat obat sudah terbuka, tapi Anda tidak tahu apakah dia sempat menelannya.
Respons yang salah: Memperhatikannya dengan cermat apakah ada gejala sakit.
Langkah cerdik: Hubungi nomor telepon gawat darurat rumah sakit terdekat yang menyediakan dokter jaga 24 jam. “Jangan menunggu untuk melihat apa yang terjadi,” ujar Richart Dart, MD, direktur Rocky Mountain Poison and Drug Center. “Mereka akan segera bisa mengatakan apakah obat tersebut beracun dan apakah Anda harus segera membawa si kecil ke IGD.” Beberapa jenis racun membutuhkan waktu untuk menimbulkan akibat serius, dan pada saat itu bisa saja Anda sudah terlambat.

Anda dan si kecil terjebak dalam arus pasang yang kuat.
Respons yang salah: Mencoba berenang ke arah pantai.
Langkah cerdik: Berenanglah paralel ke pantai sampai Anda melewati arus, lalu berenanglah ke arah balik menuju pantai, sehingga Anda tidak merasa lelah. Kebanyakan ombak pasang hanya sepanjang 7-20 meter, ujar Fisher. Orang dapat tenggelam ketika mereka panik atau lelah karena mencoba melawan arus ombak.

Anak Anda terkena bola yang kencang, jatuh dan pingsan.
Respons yang salah:
Membawanya ke rumah sakit.
Langkah cerdik: Hubungi IGD. Mungkin saja dia mengalami cedera otak atau tulang belakang, dan memindahkan posisi tubuhnya bisa membuat cederanya semakin parah, kata Anne Stack, MD, kepala klinik pengobatan darurat khusus anak-anak di Children’s Hospital Boston. Pastikan anak Anda bernapas dan nadinya berdenyut. Jika tidak, lakukan CPR secepatnya. Jika sebaliknya, guncang dia pelan-pelan dan panggil namanya untuk melihat apakah dia terbangun atau tidak.

Si kecil tersengat ubur-ubur.
Respons yang salah: Mengoleskan alkohol atau urine pada luka.
Langkah cerdik: Bilas dengan air laut (air biasa malah akan membuat luka terasa semakin nyeri) dan singkirkan tentakel yang terlihat masih menempel, saran Paul Auerbach, MD, dokter IGD di Stanford University Medical Center dan penulis buku Medicine for the Outdoors. Lalu basahi serbet atau secarik kain dengan cuka putih dan oleskan terus menerus sampai anak tidak lagi merasa nyeri. Para penjaga pantai seringkali membawa cuka. Namun jika tidak ada, suruh seseorang untuk mencarinya di tetangga, toko, atau restoran terdekat. Cuka akan mematikan sel sengat pada kebanyakan ubur-ubur, yang bisa membuat nyeri selama 30 menit atau lebih. Jika anak Anda menunjukkan gejala alergi (susah bernapas, napas berbunyi, atau gatal berbintik merah) carilah perawatan medis darurat segera.

Mata si kecil tercolok tongkat.
Respons yang salah: Membuka matanya untuk memeriksa apakah terjadi cedera.
Langkah cerdik: Tutupi area mata tersebut dengan kain kasa atau kain yang kering dan bersih, lalu pergilah ke IGD. Mencoba membuka matanya, menaruh es, atau menekan matanya bisa menambah masalah yang bisa mengakibatkan terjadinya hilang penglihatan, ujar Dr. Stack. Menutup mata si kecil akan membuatnya sulit untuk mengucek atau menyentuhnya, dan bila korneanya tergores, menjaga mata dalam keadaan tertutup akan mengurangi iritasi.

Mobil Anda tercebur ke sungai.
Respons yang salah: Menunggu sampai tekanan airnya merata ketika air sudah mencapai pintu, sebelum akhirnya Anda mencoba keluar.
Langkah cerdik: Setiap menit sangatlah berharga, jadi jangan menunggu, kata Pete Gannon, presiden dari Dive Rescue International, yang menyediakan pelatihan penyelamatan air. Begitu Anda menyentuh air, lepaskan sabuk pengaman dan coba untuk membuka pintu atau jendela. Bahkan jika mobil Anda memiliki power window atau kunci pintu otomatis, pencet tombolnya, karena mungkin masih akan terbuka untuk beberapa menit. Jika Anda tidak bisa membuka apapun, fokuskan untuk memecahkan jendela dengan memukulnya di bagian pojok. “Kebanyakan kaca jendela mobil sudah dipanaskan, sehingga jika Anda memukulnya di bagian pojok, kacanya akan pecah dalam kepingan kecil,” ujar Gannon. Gunakan sepatu yang keras, botol soda, tinju dengan kunci yang Anda genggam, atau lebih bagus lagi, simpanlah sebuah LifeHammer kecil (yang juga bisa memotong sabuk pengaman Anda) di laci dalam mobil. Memang benar bahwa membuka pintu akan lebih mudah jika tekanan air sudah merata, tapi saat itu dilakukan bisa saja sudah terlambat dan pintu tidak bisa dibuka.

Si kecil digigit ular yang mungkin beracun.
Respons yang salah: Menggunakan turniket (alat atau tali untuk mengikat daerah seputar gigitan) menghentikan pendarahan atau mencoba mengisap bisa ular dengan mulut.
Langkah cerdik: Panggil ambulans atau segera masuk ke mobil dan pergi ke IGD terdekat, dimana tersedia penawar bisa ular. Di perjalanan hubungi rumah sakit tersebut, karena beberapa rumah sakit perlu waktu menyiapkan penawar bisa tersebut. Kurangi gerakan pada bagian tubuh anak yang digigit (kalau bisa, gendonglah dia) dan jagalah agar posisinya lebih rendah dari jantung. “Saya sudah mengalami banyak kasus dimana cedera yang diakibatkan oleh turniket lebih parah daripada cedera karena gigitan ular,” kata Dr. Dart.

sumber parentsindonesia.com

Dikirim pada 09 Juni 2010 di Gambleh

Baitul Maqdis adalah sebagian dari negara Palestina dan bahkan ia merupakan buah mata dan urat nadinya, ia mempunyai tempat tersendiri dalam hati umat Islam. Allah SWT telah menerangkan sifat negeri ini dengan “keberkatan”, Allah SWT mensifatkan Masjidil Aqsa dalam surat al-Isra’ : “Yang kami berkati sekelilingnya” (Al-Isra ‘:1). Ketika Allah SWT berfirman tentang Kekasih-Nya Ibrahim AS: “Dan Kami selamatkan Ibrahim dan Lut ke sebuah negeri yang Kami telah memberkatinya untuk sekalian alam.“ (Al-Anbiya ‘: 71)
“Dan Kami jadikan di antara mereka dan antara negeri-negeri yang Kami limpahkan berkat kepadanya beberapa negeri yang berdekatan dan kami tetapkan antara negeri-negeri itu (jarak jarak) perjalanan. Berjalanlah kamu di kota-kota itu pada malam dan siang hari dengan aman.“ (Saba’: 18)

Negeri-negeri yang diberkati Allah ini ialah Syam dan Palestina. Seorang ulama tafsir, Al-Alusi penulis tafsir Ruhul Ma’ani berkata: “Yang dimaksudkan dengan negeri-negeri yang diberkati dalam ayat di atas adalah negeri Syam karena banyaknya pohon-pohon dan buah-buahannya serta keluasan hidup untuk penduduknya. Berkata Ibnu Abbas: “Ia adalah Baitul Maqdis.” Dan berkata Ibnu ‘Atiyyah: “Sesungguhnya para ahli tafsir berijma’ bahwa yang dimaksudkan di situ adalah Baitul Maqdis.” Allah berfirman, maksudnya : “Demi (buah) Tin dan (buah (Zaitun) dan demi bukit Sinai dan demi Kota (Makkah) ini yang aman “(QS,At-Tin:1-3). Bahwa yang dimaksudkan dengan Tin dan Zaitun adalah tanah dan bumi yang tumbuh padanya Tin dan Zaitun, yaitu
Baitul Maqdis” (Ruhul-Ma’ani, Imam Al-Alusi, 22-129).

Keistimewaan dan kedudukan Masjid al-Aqsha bagi umat Islam

1. BAITUL MAQDIS KIBLAT PERTAMA UMAT ISLAM

Di Madinah terdapat saksi sejarah yang nyata dan menguatkan peristiwa perpindahan kiblat, yaitu Masjid Qiblatain (Masjid dua kiblat) yang mana di situlah kaum muslimin mendirikan satu solat, setengahnya menghadap ke Baitul Maqdis dan setengahnya lagi menghadap ke Ka’bah di Makkah. Sampai sekarang Masjid ini tetap berdiri dengan beberapa renovasi oleh pemerintah Saudi
Arabia. Bagaimana mungkin kita akan melupakan bukti-bukti jelas yang telah diapaparkan dalam al-Qur’an. Tidaklah seorang muslim yang melupakan Baitul Maqdis melainkan mereka yang sudah jauh dari sentuhan-sentuhan ayat al-Qur’an.

Firman Allah swt, artinya: “Orang-orang yang kurang akalnya di antara manusia akan berkata: “Apakah yang memalingkan mereka (umat Islam) dari kiblatnya (Baitul Maqdis) yang dahulunya mereka telah berkiblat kepadanya?”, Katakanlah “Kepunyaan Allah-lah timur dan barat; Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya kejalan yang lurus… dan Kami tidaklah menetapkan kiblat yang menjadi kiblatmu (sekarang) melainkan agar Kami mengetahui (supaya nyata) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot. Dan sungguh (pemindahan kiblat) terasa amat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah dan Allah tidak akan mensia-siakan imanmu.“ (Al-Baqarah:142-143)

2. BAITUL MAQDIS NEGERI ISRA’ DAN MI’RAJ

Allah telah menjadikan Baitul Maqdis sebagai perhentian terakhir perjalanan Isra’ di bumi dan permulaan perjalanan Mi’raj ke langit. Iradah Allah SWT telah menghendaki untuk memulai perjalanan Isra’ Nabi Muhammad s.a.w di bumi pada malam yang penuh berkat itu dari Masjidil Haram di Mekah. Allah menghendaki akhir terminal perjalanannya di bumi di Masjidil Aqsa. Hal tersebut bukan sesuatu yang kebetulan atau sia-sia, tetapi ia merupakan peraturan Ilahi dan demi hikmah rabbani, yaitu supaya penutup para Rasul bertemu dengan para Rasul dan Beliau menjadi imam mereka dalam solat. Hal ini merupakan isyarat pemberitahuan tentang pemindahan kepemimpinan agama bagi dunia dari Bani Israel kepada umat yang baru, Rasul yang baru, Kitab yang baru, yaitu umat sedunia, Rasul sedunia dan Kitab sedunia, sebagaimana firman Allah s.w.t: Surat Al-Isra’, Artinya :
“Maha suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkati sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda kebesaran Kami” (Al-Isra ‘: 1)

3. BAITUL MAQDIS KOTA BESAR ISLAM KETIGA

Baitul Maqdis adalah kota ketiga terbesar dalam Islam, kota terbesar pertama adalah Mekah al-Mukarramah yang dimuliakan Allah dengan Masjidil Haram-Nya; dan kota besar Islam yang kedua adalah Madinah Al-Munawwarah yang dimuliakan Allah dengan adanya Masjid An-Nabawi dan mengandungi makam Rasulullah SAW dan kota terbesar yang ketiga dalam Islam adalah Baitul Maqdis yang dimuliakan Allah dengan Masjidil Aqsa yang diberkati sekelilingnya oleh Allah SWT. Hal ini sesuai dengan apa yang disebut dalam hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah dan Abu Sa’id Al-Khudri, bahwa Nabi SAW bersabda, yang bermaksud:

“Janganlah kamu bersegera untuk mengadakan perjalanan kecuali untuk menuju tiga masjid yaitu Masjidil Haram, Masjidil Aqsa dan Masjidku ini.” al-hadis

4. NEGERI PERSIAPAN JIHAD

Baitul Maqdis bagi kaum Muslimin adalah negeri persediaan dan jihad. Keterangan Al-Qur’an tentang Masjidil Aqsa dan penjelasan hadis tentang fadilah solat di sana adalah merupakan suatu khabar gembira bahwa Baitul Maqdis akan ditakluki oleh Kaum Muslimin karena pada zaman Rasul SAW Baitul Maqdis belum dapat ditakluki oleh kaum Muslimin) dan akan menjadi milik kaum Muslimin. Mereka akan memperbanyakkan pemergian (musafir) ke masjidnya untuk beribadah di sana. Hal ini telah terbukti di mana dahulunya kota ini bernama Eliyah telah dapat ditakluki pada zaman khalifah yang kedua Umar ibnu Al-Khatab. Panglima tentera agungnya yang bernama Sofruniyus mensyaratkan bahwa kunci kota itu tidak akan diserahkan kecuali terus kepada Khalifah itu
sendiri dan tidak kepada salah seorang dari panglimanya.

Maasiral Muslimin, Itulah keistimewaan Masjid al-Aqsa

Sejak jatuhnya Baitul Maqdis pada Juni 1967, Israel telah melakukan perbuatan-perbuatan yang keji dan menyakitkan hati umat Islam terhadap masjid al-Aqsha. Berikut ini adalah bentuk-bentuk kejahatan mereka terhadap masjid al-Aqsha :

1) Menciptakan ritual baru di dinding Masjid al-Aqso yang disebut “Dinding Ratapan” satu bentuk peribadatan baru yang tidak tertulis didalam kitab Taurot, Talmut maupun kitab-kitab kuno para pemimpin agamanya. Kawasan tersebut dirampas dari umat Islam.

2) Membakar masjid al-Aqsha pada tahun 1969.

3) Menggali berpuluh-puluh terowongan dan menciptakan ruang-ruang khusus untuk ritual, musium dll yang berada tepat dibawah masjid al-Aqsha.

4) Membangun sebuah kota agama untuk para wisatawan asing maupun lokal, dan bisa dinikmati oleh para pengunjung khususnya para generasi muda Yahudi.

5) Israel sengaja membuat kota wisatawan itu dari batu-batu buruk dan arsitektur klasik yang seakan-akan menggambarkan bahwa ia telah berusia ratusan tahun, gunanya untuk mengelabuhi para wisatawan dan khususnya generasi baru Yahudi bahwa Haikal Sulaiman itu memang wujud dibawahnya.

6) Mengizinkan para wisatawan asing maupun lokal untuk memasuki masjid al-Aqsha.

7) Melarang umat Islam yang berusia dibawah 44 tahun memasuki dan solat didalam masjid al-Aqsha.

8) Mendirikan pemukiman-pemukiman baru bagi warga Yahudi yang dekat dengan masjid dengan cara merampas tanahnya dari para pemiliknya bangsa Palestina. Sehingga Masjid al-Aqsha sekarang sudah mulai terkepung dengan pemukiman-pemukiman baru warga Yahudi.

9) Membangun tempat-tempat maksiyat semisal cafe-cafe untuk berdansa dan meminum-minuman keras persis di depan mihrab masjid al-Aqsha.

Seluruh mata dunia dan umat Islam menyaksikan perkembangan yang sangat menyedihkan atas arogansi Zionis Israel terhadap masjid al-Aqsha. Sudah terbukti, beberapa waktu belakangan ini Israel dengan sengaja dan terus menerus dan semakin berani, melakukan serangan demi serangan ke jantung Masjid Al-Aqsha yang menjadi kiblat pertama umat Islam di tengah-tengah
lalainya umat Islam. Langkah serangan itu seperti membuka sinagog Kharaab di kota lama Al-Quds setelah selama 4 tahun mempersiapkan sinagog ini.

Serangan-serangan intensif terus dilakukan terhadap penduduk al-Quds : pengusiran penduduk, penghancuran rumah-rumah, pengepungan rakyat, penggalian di masjid al-Aqsha, penyitaan tanah dan pendirian pemukiman baru bagi yahudi dari lahan-lahan yang dirampas. Semua itu menunjukkan dimensi tekad Israel untuk menantang hukum dan keinginan internasional, dan kegetolan mereka dalam menghinakan Arab dan negara-negara Islam, dan kedalaman pembangkangan mereka terhadap acuan-acuan dari proses perdamaian, dan pengabaian mereka atas segala upaya internasional yang dikerahkan untuk kembali melakukan negosiasi dengan umat Islam.

Bentuk kejahatan terbaru zionis Israel terhadap Masjid Al-Aqsa sekarang ini adalah melalui cara penutupan dan penyerbuan atas sejumlah sekolah Islam yang berdekatan dengan Masjid Al-Aqsa, penyerbuan beberapa rumah di wilayah sekitarnya, penutupan SMU Putri Al-Aqsa yang terletak persis di dalam Masjid Al-Aqsha, dan pengusiran para siswi dari sana, pengusiran umat Islam yang
sedang iktikaf padahal mereka adalah orang-orang tua dan juga penutupan SMU Syariah di dalam Masjid Al-Aqsa, pelarangan terhadap para pemuda untuk salat didalamnya. Penangkapan warga yang melawan peraturan jahat zionis Israel.
Kesemuanya ini tersimpul dalam pengepungan atas Masjid Al-Aqsa secara ketat, sehingga mengurangi jumlah jamaah shalat, sekaligus menjauhkan umat Islam dari kepemilikan masjid ini. Israel juga terus menerapkan rencana-rencana jahatnya di Al-Quds Timur dan melakukan pelanggaran-pelanggaran yang sangat serius.

Ya Allah berilah kami kekuatan untuk bisa menolong saudara-saudara kami yang tertindas di Palestina…, kuatkanlah azam mereka…, berikanlah mereka kekuatan dan kesabaran untuk menghadapi musuh-musuh-Mu dan musuh nabi-Mu…Kembalikanlah masjid al-Aqsha ke dalam genggaman kami,… Wahai Zat yang Maha Perkasa….

Masjid al-Aqsha sekarang telah ditawan oleh kebuasan Israel di tengah-tengah lalainya bangsa Arab Muslim yang jumlahnya hampir seratus juta, atau satu milyar umat Islam di seluruh dunia. Al-Quds memerlukan para mujahid sejati semisal Umar bin al-Khottob yang berhasil membukanya dari tangan-tangan kolonialis Romawi Timur yang zalim untuk dilestarikan kesuciannya dijaga kehormatannya sebagaimana dahulu berada dibawah jagaan para ambiya’. Al-Quds memerlukan pejuang gagah berani semisal Solahuddin al-Ayyubi yang menyatukan umat Islam sehingga berhasil memerdekakannya dari tangan-tangan tenara salib
yang telah mengotorinya hampir sembilan puluh tahun.

Ketahuilah bahwa kalau umat Islam sekarang tidak mau bangkit melawan arogansi zionis Israel masjid suci kebanggaan kita yang yang ketiga itu segera diruntuhkan dan dibangun diatasnya sinagog Yahudi. Umat Islam adalah penerus mata rantai risalah perjuangan para nabi dengan akidahnya yang lurus, oleh karena itu sudah tentu mereka yang paling berhak menjaga kesucian dan kehormatan masjid al-Aqsha tersebut. Kita berdoa semoga masjid al-Aqsha cepat dikembalikan oleh Allah s.w.t ketangan umat Islam.


ุงู„ู„ู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุงุบู’ููุฑู’ ู„ูู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููŠู’ู†ูŽ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ูŽุงุชู ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ููŠู’ู†ูŽ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ูŽุงุชู ูˆูŽุฃูŽุตู’ู„ูุญู’ ุฐูŽุงุชูŽ ุจูŽูŠู’ู†ูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽู„ูู‘ูู’ ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ู‚ูู„ููˆู’ุจูู‡ูู…ู’ ูˆูŽุงุฌู’ุนูŽู„ ูููŠ ู‚ูู„ููˆู’ุจูู‡ูู… ุงู„ุฅููŠู’ู…ูŽุงู†ูŽ ูˆูŽุงู„ู’ุญููƒู’ู…ูŽุฉูŽ ูˆูŽุซูŽุจูู‘ุชู’ู‡ูู…ู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูู„ูŽู‘ุฉู ุฑูŽุณููˆู’ู„ููƒูŽ ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ูŽู‘ู…ู’ ูˆูŽุฃูŽูˆู’ุฒูุนู’ู‡ูู…ู’ ุฃูŽู†ู’ ูŠููˆู’ูููˆู’ุง ุจูุนูŽู‡ู’ุฏููƒูŽ ุงู„ูŽู‘ุฐููŠ ุนูŽุงู‡ูŽุฏู’ุชูŽู‡ูู…ู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุงู†ู’ุตูุฑู’ู‡ูู…ู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ุนูŽุฏููˆูู‘ูƒูŽ ูˆูŽุนูŽุฏููˆูู‘ู‡ูู…ู’ ุฅูู„ู‡ูŽ ุงู„ู’ุญูŽู‚ูู‘ ูˆูŽุงุฌู’ุนูŽู„ู’ู†ูŽุง ู…ูู†ู’ู‡ูู…ู’

Ya Allah, ampunilah kaum mukminin dan mukminat, muslimin dan muslimat, perbaikilah di antara mereka, lembutkanlah hati mereka dan jadikanlah hati mereka keimanan dan hikmah, kokohkanlah mereka atas agama Rasul-Mu SAW, berikanlah mereka agar mampu menunaikan janji yang telah Engkau buat dengan mereka, menangkan mereka atas musuh-Mu dan musuh mereka, wahai Ilah yang hak jadikanlah kami termasuk dari mereka.

ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฃูŽุตู’ู„ูุญู’ ู„ูŽู†ุง ุฏููŠู’ู†ูŽู†ูŽุง ุงู„ูŽู‘ุฐููŠ ู‡ููˆูŽ ุนูุตู’ู…ูŽุฉู ุฃูŽู…ู’ุฑูู†ุง ูˆูŽุฃูŽุตู’ู„ูุญู’ ู„ู†ุง ุฏูู†ู’ูŠูŽุงู†ุง ุงู„ูŽู‘ุชููŠ ูููŠู‡ูŽุง ู…ูŽุนูŽุงุดูู†ูŽุง ูˆูŽุฃูŽุตู’ู„ูุญู’ ู„ู†ุง ุขุฎูุฑูŽุชู†ุง ุงู„ูŽู‘ุชููŠ ูููŠู‡ูŽุง ู…ูŽุนูŽุงุฏูู†ุง ูˆูŽุงุฌู’ุนูŽู„ู ุงู„ู’ุญูŽูŠูŽุงุฉูŽ ุฒููŠูŽุงุฏูŽุฉู‹ ู„ู†ุง ูููŠ ูƒูู„ูู‘ ุฎูŽูŠู’ุฑู ูˆูŽุงุฌู’ุนูŽู„ู ุงู„ู’ู…ูŽูˆู’ุชูŽ ุฑูŽุงุญูŽุฉู‹ ู„ู†ุง ู…ูู†ู’ ูƒูู„ูู‘ ุดูŽุฑูู‘

Ya Allah, perbaikilah sikap keagamaan kami sebab agama adalah benteng urusan kami, perbaikilah dunia kami sebagai tempat penghidupan kami, perbaikilah akhirat kami sebagai tempat kembali kami. Jadikanlah kehidupan kami di dunia sebagai tambahan bagi setiap kebaikan. Jadikanlah kematian kami sebagai tempat istirahat bagi kami dari setiap keburukan.

ุงู„ู„ู‘ู‡ู…ูŽู‘ ุญูŽุจูู‘ุจู’ ุฅู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง ุงู„ุฅูŠู…ูŽุงู†ูŽ ูˆูŽุฒูŽูŠูู‘ู†ู’ู‡ู ูููŠ ู‚ูู„ููˆู’ุจูู†ูŽุง ูˆูŽูƒูŽุฑูู‘ู‡ู’ ุฅู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง ุงู„ู’ูƒููู’ุฑูŽ ูˆูŽุงู„ู’ููุณููˆู’ู‚ูŽ ูˆูŽุงู„ู’ุนูุตู’ูŠูŽุงู†ูŽ ูˆูŽุงุฌู’ุนูŽู„ู’ู†ูŽุง ู…ูู†ูŽ ุงู„ุฑูŽู‘ุงุดูุฏููŠู’ู†ูŽ

Ya Allah, jadikanlah kami mencintai keimanan dan hiasilah keimanan tersebut dalam hati kami. Dan jadikanlah kami membenci kekufuruan, kefasikan dan kemaksiatan dan jadikanlah kami termasuk orang yang mendapat petunjuk.

ุงู„ู„ู‡ู… ุนุฐูู‘ุจู ุงู„ูƒูŽููŽุฑูŽุฉูŽ ุงู„ุฐูŠู† ูŠูŽุตูุฏูู‘ูˆู’ู†ูŽ ุนูŽู†ู’ ุณูŽุจููŠู’ู„ููƒูŽ ูˆูŠููƒูŽุฐูู‘ุจููˆู’ู†ูŽ ุฑูุณูู„ูŽูƒูŽ ูˆูŠูู‚ุงุชูู„ููˆู†ูŽ ุฃูˆู’ู„ููŠูŽุงุกูŽูƒูŽูŽู‘

Ya Allah siksalah orang kafir yang menghalangi jalan-Mu, dan mendustai rasul-rasul-Mu, membunuh kekasih-kekasih-Mu..

ุงู„ู„ู‘ู‡ู…ูŽู‘ ุฃูŽุนูุฒูŽู‘ ุงู„ุฅุณู’ู„ุงูŽู…ูŽ ูˆูŽุงู„ู…ุณู„ู…ูŠู† ูˆูŽุฃูŽุฐูู„ูŽู‘ ุงู„ุดูู‘ุฑู’ูƒูŽ ูˆุงู„ู…ุดุฑูƒูŠู† ูˆูŽุฏูŽู…ูู‘ุฑู’ ุฃุนู’ุฏูŽุงุกูŽ ุงู„ุฏูู‘ูŠู†ู ูˆูŽุงุฌู’ุนูŽู„ู’ ุฏูŽุงุฆูุฑูŽุฉูŽ ุงู„ุณูŽู‘ูˆู’ุกู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’ ูŠุง ุฑุจูŽู‘ ุงู„ุนุงู„ู…ูŠู†

Ya Allah, muliakanlah Islam dan umat Islam, hinakanlah syirik dan orang-orang musyrik, hancurkanlah musuh agama, jadikan keburukan melingkari mereka, wahai Rabb alam semesta. Ya Allah, cerai beraikan persatuan dan kekuatan mereka, siksalah mereka, sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu, wahai Rabb alam semesta.

ุงู„ู„ู‡ู… ููŽุฑูู‘ู‚ู’ ุฌูŽู…ู’ุนูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽุดูŽุชูู‘ุชู’ ุดูŽู…ู’ู„ูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽุฎูุฐู’ู‡ูู…ู’ ุฃูŽุฎู’ุฐูŽ ุนูŽุฒููŠู’ุฒู ู…ูู‚ู’ุชูŽุฏูุฑู ุฅู†ูŽู‘ูƒูŽ ุฑูŽุจูู‘ู†ูŽุง ุนูŽู„ูŽู‰ ูƒู„ูู‘ ุดูŽูŠู’ุฆู ู‚ูŽุฏููŠู’ุฑู ูŠูŽุง ุฑูŽุจูŽู‘ ุงู„ุนุงู„ู…ูŠู†

Ya Allah, cerai beraikan persatuan dan kekuatan mereka, siksalah mereka, sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu, wahai Rabb alam semesta.



Oleh DR. Muqoddam Cholil, MA (Ketua Harian KNRP)

Dikirim pada 03 Juni 2010 di Gambleh
Awal « 1 » Akhir


connect with ABATASA